https://android.uma.ac.id/pola-sg/ https://ejurnal.malahayati.ac.id/demo/ https://dkpp.lumajangkab.go.id/laportani/smpo-demo/ http://diklat.poltekpelsulut.ac.id/-/s777/ https://tppkk.bengkaliskab.go.id/cgi-bin/s777/
Pusat Pengembangan Pendidikan

Sampoerna akan Berproduksi Bulan Depan, Ini Syarat dari Pemkot Surabaya


PT HM Sampoerna di Jalan Rungkut 1 dan 2 menutup sementara proses produksi. Penutupan sementara itu dilakukan selama tiga pekan hingga 1 Juni. Hal itu karena pihak Sampoerna juga mendukung perpanjangan PSBB Surabaya Raya untuk memutus rantai penyebaran virus Corona. "Sampai 1 Juni mereka punya keputusan memperpanjang. Jadi PSBB yang ada, mereka juga ikuti," kata Koordinator Hubungan Masyarakat Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Surabaya M. Fikser saat dihubungi, Rabu (13/5/2020). Tapi, apakah Pemkot Surabaya mendukung pada 2 Juni Sampoerna beroperasi kembali? Fikser menjelaskan, ada beberapa hal yang harus dilakukan sebelum dibuka kembali. Yakni semua karyawan harus dinyatakan negatif Corona dan sterilisasi pabrik sudah dilakukan. "Iya (Mendukung dibuka), pastinya kita ingin kalau sudah normal semua, sudah baik ada protap dan SOP yang dilalui sehingga memastikan itu aman," ujarnya. Jika sudah memenuhi dan menerapkan protap dan SOP, Fikser mengatakan seharusnya sudah bisa dibuka. Sebab para karyawan juga ingin kembali beraktivitas kerja untuk menghidupi keluarga. "Maka seharusnya dibuka, karena ada ribuan pekerja yang mencari mata pencaharian di sana mereka bisa melakukan kelangsungan hidup untuk menghidupi keluarga kembali. Tapi memang harus melalui protap kesehatan, SOP dengan baik supaya bisa clear," jelasnya. Dia mengatakan, sebelumnya Sampoerna sudah melakukan swab kepada karyawannya yang reaktif rapid test. Dari hasil swab positif Corona juga dirawat di rumah sakit. Sementara untuk keluarga positif, pemkot memberikan asupan gizi setiap harinya. "Untuk keluarganya kita yang memberikan makan, memberikan gizi tambahan," pungkasnya.